Minggu, 24 September 2017

MASAK NGASAL

#ODOWOP
#MasakNgasal

Pagi ini nenek sudah mau berangkat ikut rombongan yasinan piknik ke pantai tangkisung dengan bis meski hujan sejak subuh tadi.

Jadinya kami bagi tugas utnuk menyiapkan makan siang nanti. Abang bertugas pergi belanja ke pasar utnuk membeli sayur sedang lauknya saya mau pake daging yang ada di kulkas.

Nga pake resep-resep ataupun nyontek-nyontek dulu, langsung saja bikin yang praktis berhubung saya nga bisa lama ada didapur karena fayyas bisa memporakporandakan semua yang ada didapur.
Daging sapi ini rencananya mau dioseng aja. Masak daging kentang masak kecap. Dengan bahan simple namun buth waktu pengerjaannya. Karena abang nga nemu penjual nenas. Mungkin karena hujan jadi pedagang pada sepi juga dipasar. Jadilah dagingnya direbus aja supaya nga alot.

Kuranglebih 1 jam merebus. Dan dilanjut memasak osengnya Cuma 10 menitan..taraaaa… jadi deh. Dan alhamdulillah dagingnya empuk. Bahannya ; daging 250gr, 1 buah kentang besar, daun bawang, bawang bombay, kecap manis , garam dan gula.

Semoga anak-anak suka.

Yuliana
Banjarmasin, 23 September 2017

Jumat, 22 September 2017

AKU DAPAT MEMBAWA BAKI

#Day17
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP
#IbuProfesional
#IIP

#DAFschool
#Borneoschooling


#Membawa Baki

#fayyas1,4y


Karena fayyas sudah mulai lancar belajar jalannya, sayapun memberikan aktivitas membawa baki untuk melatih keseimbangan, melatih kepercsyaan diri dan memahami konsep jatuh dan meletakkan lagi benda yang dibawanya.


Baki nerwarna pink yang diatasnya ditaruh grlang kayu berwarna pink pula dibawa fayyas sepanjanv ruang tengab rumah datunya. Beberapa kali gelang jatuh dari bakinya namun baki/nampan tidak pernah jatuh atau terlepas dari genggamannya. 


Fayyas memegang baki dengan baik. Sambil terus berjalan dia pegang bakinya. Tanpa diberitau atau diberi contoh setiap grlangnya jatuh maka fayyas langsung mengambil  dan meletakkannya lagi diatas baki. 


Pengamatan: kinestetik

Kamis, 21 September 2017

BENTUK KAKI DAN TANGANKU

#Day16
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP
#IbuProfesional
#IIP

#DAFschool
#Borneoschooling

#Bentuk Kaki dan Tanganku

Awalnya alta tidak tertarik dengan aktivitas ini. Dia langsung ngambek waktu fayyas dibikinkan bentuk kakinya di kertas yang sudah saya siapkan.
Alta merasa dia nga bisa bikinnya.

Namun setelah diberi contoh membuat bentuk tangannya, dia pun mulai memilih warna spidol yang ingin dia gunakan untuk membentuk bentuk kakinya dikertas.

Berhati-hati sekali dia membentuknya. Sedangkan dek fayyas selalu pengen dibikinin terus karena dia selalu berdiri diatas kertas.

Pengamatan : Visual, kinestetik

Rabu, 20 September 2017

RUMAH KU BELAJAR KU

#Day15
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP
#IbuProfesional
#IIP

#DAFschool
#Borneoschooling

Alhamdulillah hari ini adalah hari libur. Meski tak banyak berpengaruh buat kami tanggal merah ataupun hari kerja. Namun rasanya ada rentang waktu yang panjang berada di rumah saja. Karena abang juga libur TPA nya.

Hari ini saya mamfaatin untuk beberes dirumah saja. Dimulai dengan mencuci baju, melipat baju, menyusun baju sesuai klasifikasinya untuk baju alta dan fayyas. Sedangkan untuk abang, dia sudah bisa memanage laundrynya sendiri.

Semua kegiatan pagi ini fayyas turut serta dalam setiap kegiatan. Apa yang saya kerjakan itupula lah yang dia pengen pegang dan menirukannya.

Dilanjutkan beberes isi lemari. Lemari penyimpanan semua album foto, map belajar alta dan abang dan semua barang yang penuh memori ada disana.

Lemari ini kerap dibuka oleh alta dan fayyas. Alta terutama suka memainkan beberapa barang  yang ada didalamnya seperti tas kondangan yang udah 13 tahun saya miliki tapi nga pernah saya gunakan lagi. Terus sebuah tustel ( dibeli 10 tahun yang lalu) yang sempat kami cari-cari karena keseringan dibawa alta untuk dimainkan bersama teman-temannya.
Benda-benda lama yang ada dilemari ini  selalu menarik perhatian alta.

Sembari menyusun ulang isi lemarinya. Terus memoles dompet-dompet yang udah lama juga nga digunakan dengan baby oil biar kinclong dan bisa digunakan lagi. Fayyas pun pengen memolesnya pula.
Kemudian alta datang bersama temannya. Dan langsung pengen memoles seperti fayyas. Sempat berebut namun akhirnya mereka bekerjasama memolesnya sampai kinclong.

Pengamaran : kinestetik

#Dapur tempat eksplor

Sampai menjelang siang ini fayyas sudah 4kali ganti baju gegara basah. Basah tersebut dia peroleh dari menuang air di teko ke ciret, membuka kran cuci piring, menumpahkan air baskom, minum air sendiri.

Kalo fayyas sudah masuk dapur, semua benda yang ada dilantai pasti berantakan. Dan persediaan air minum yang ada di 3 ciret pasti menjadi sasaran belajar menuangnya.

Pengamatan : Kinestetik

Yuliana
Banjarmasin, 21 September 2017

Selasa, 19 September 2017

FUN LIBRARY

#Day14
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP
#IbuProfesional
#IIP

#Dafschool
#Borneoschooling



Hampir saja saya terlupa bahwa hari ini adalah hari Rabu. Rabu adalah jadwal rutin kami untuk ke perpustakaan setiap pekannya. Mengembalikan buku dan meminjam lagi adalah pembiasaan yang ingin saya jadikan kebiasaan anak-anak untuk terikat dengan buku.


Buat saya buku adalah hal penting sebagai media untuk menambah wawasan kami sebagai pelaku homeschooling meski sekarang internet sudah sangat canggih dengan berbagai E-booknya. 

Perpustakaan adalah sahabat yang harus kami datangi dan kunjungi setiap pekan. 

Di perpustakaan kami bisa mencari apa saja dan bersenang-senang.


Tiap kali datang ke perpustakaan memang tidak mengkhususkan membaca buku disana. Kami biasanya datang hanya untuk belajar atau bermain-main dengan wahana bermain dan media lainnya yang disediakan oleh perpustakaan.

Membacanya nanti karena kami sudah menjadi anggota perpustakaan jadi bukunya bisa kami pinjem selama 1 minggu.


#Membuat Istana

#Alta4,5y


Seperti hari ini, sesampainya kami di perpustakaan, alta tidak langsung maen seperti biasa, dia langsung menuju rak yang berisi permainan balok kayu dan flashcard. Dia sibuk dengan balok-balok itu. Menyusun satu persatu balok yang pengen dia bangun. Dia lagi membangun istana katanya. Siapapun tidak boleh merusaknya termasuk dek fayyas yang sedari tadi memperhatikan dan ingin pula menyentuhnya. Tapi sayang tidak diizinkan oleh alta.

Sembari dia membangun balok-balok tersebut. sayapun menanyakan bentuk-bentuk dari balok-balok tersebut. Dan alta sudah sangat kenal dengan berbagai bentuk begitu pula saat disodorin pertanyaan seputar bentuk dengan media flashcard.


Pengamatan : visual, kinestetik


#Bermain flashcard

#Alta4,5y


Di perpustakaan ada berbagai koleksi flashcard dan kali ini alta tertarik untuk memainkannya. Saya pun mengambil berbagai tema flash card tersebut. Dari mulai angka ( 1-4) , bentuk, nama-nama benda, dan warna. Semua dijawabnya dengan benar. 

Saya memang belum memperkenalkan huruf secara inten. Karena saya ingin dia tertarik dulu dengan bentuk-bentuk huruf yang dia liat dibuku-buku cerita yang biasa dia minta bacakan.


Pengamatan : visual


#Bermain puzzle

#Alta4,5y


Puzzle cilukba ini diambil alta diraknya. Kemudian dia meminta saya untuk menyaksikan dia membuka tiap potongan puzzle tersebut dan merangkainya kembali. Sembari merangkainya kembali alta melakukannya dengan bercerita. Cerita tersebut dikarangnya sendiri. 

Pengamatan : Auditori


#Berlarian dan berkejaran

#DaffaAltafayyas


Permainan ini kerap dimainkan mereka bertiga setelah buku yang mau dipinjem sudah dipilih. Abangnya sebagai komandannya. Dia selalu mengajak adik-adiknya untuk bermain kejar-kejaran dan bermain bola ditambah memainkan wahana perosotan yang ada di dalam perpustakaan bagian anak ini.

Fayyas dan abang sedari masuk memang sudah bermain bola. Sementara alta masih konsen membuat istana baloknya.

Tak ada capeknya mereka ini. Pengunjung perpustakaan memang hanya ada kami. Dan itulah keuntungannya. Kami bisa bermain dan memainkan permainan yang disediakan tanpa harus berebut dan bergantian dengan orang lain.

Pengamatan : Kinestetik 


Ada 4 buku yang kami bawa pulang untuk kami baca pekan ini. Alta memilih sendiri 2 buku untuknya ; Hantu lucu, komik ulumul qur’an, kemudian abang daffa memilih 1 buku Ringkasan Rumus SD dan 1 lagi buku untuk saya baca dan pelajari yaitu The Power of Storytelling.



Yuliana
Banjarmasin, 20 September 2017









Senin, 18 September 2017

PLAY, LEARN AND FUN

#Day13
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP
#IbuProfesional
#IIP

#DAFschool
#Borneoschooling


Jadwal hari ini kami dirumah saja. Meski nanti sore memang jadwalnya antar-jemput abang TPA. Capek bukan alasan utama sehingga kami tidak keluar rumah. Saya sendiri tidak capek kalo berkegiatan diluar bersama anak-anak karena saya senang melakukannya. Tepar malamnya memang kadang ada tapi setelah istirahat yang cukup. Paginya kembali fit berkegiatan.



Anak-anak juga nagih untuk keluar rumah. Tapi saya mengkhawatirkan kondisi fisik mereka. Mereka bertiga sekarang lagi flu berat. Alhamdulillah tidak ada yang deman ataupun batuk-batuk. Cuaca Banjarmasin beberapa hari ini memang ekstrim pansnya.



Pengamatan di rumah lebih kepada mengamati apa yang mereka lakukan sembari mengisi waktu mereka. 


#Menyusun stik es krim

Alta mengambil stik es krim yang ada didalam tas yang kemaren dibawa sewaktu ke taman Sabilal. Dia menyusunnya dengan terampil. Ide aktivitas ini memang dari dia. Saya perhatikan sepertinya dia ingin membuat seperti kaka Nayla dan ka eza sepupunya yang beberapa waktu yang lalu membuat seperti ini. 


Awalnya bentuknya memang persis sama tapi susunannya kurang tepat. Saya pun menawarkan bantuan untuk memberikan contoh menyusun yang benar. Akhirnya satu kali contoh saja, alta meneruskannya dengan rapi.


Pengamatan : visual, kinestetik


#mewarnai stik es krim

Kemudian setelah selesai menyusun, alta meminta izin agar dia boleh mewarnai stik eskrim menggunakan spidol. Saya pun mengizinkan. Saya amati dia mewarnai stiknya juga telaten rapi. Memang dia mewarnai stiknya Cuma satu karena katanya nanti spidolnya cepat habis.


Pengamatan : visual, kinestetik


#merobek kertas

Alta meminta saya untuk belajar merobek kertas. Ternyata dia ingat jadwal yang pernah saya beritahu bahwa kami akan beraktivitas merobek kertas sambil berhitung.

Kertas koranpun saya siapkan selebihnya alta sendiri yang mengerjakannya. Dia sudah hapal 1,2,3 dan jumlah benda sesuai angka tersebut. Kemudian dia mencari angka 4 karena saya tidak menyertakannya dalam belajarnya ini. Akhirnya saya keluarkan seluruh angka 1-10. Dia pun minta diperkenalkan dengan angka lainnya.


Pengamatan : visual


#Bermain manik-manik


Manik-manik tersebut sudah ada didalam botol minuman. Rupanya alta sudah membuatnya sedari pagi. Ide inipun datangnya dari dia. Dia memainkannya botol tersebut di lubang kursi berpura-pura seperti memblender. Karena suara gemerincing botol tersebutlah, fayyas akhirnya tertarik. 

Alta terus bereksperimen dengan botol dan memainkannya layaknya maracas. Sembari menari-nari dia membunyikan botol itu. Fayyas pun selalu mengikuti dan seolah minta giliran agar bisa ikut memegang dan mencoba memegang apa yang dimainkan kakanya.

Beberapa saat alta tidak mau mengasihkan botol itu kepada fayyas, fayyas pun sampai harus menangis karena sudah tidak sabar ingin memainkannya. Dan akhirnya kaka alta pun memberikannya ke fayyas. Mereka main bersama.


Pengamatan : auditori, kinestetik.


Dari aktivitas pagi ini, semua ide kegiatan adalah dari alta. Dia memang senang kalo kami selalu punya aktivitas apa saja dimana saja. Buat dia seru. Karena aminya selalu menyediakan aktivitas buat dia dan adiknya untuk bermain dan belajar bersama di rumah. Dan inilah yang membuat saya harus punya referensi yang cukup agar tak mati gaya ketika anak-anak butuh aktivitas baru.


Sementara abang daffa, karena saya menemani dan memantau alta dan fayyas beraktivitas di ruang tamu. Dia kebagian tugas menggoreng ikan. Karena masakan yang lain sudah beres.


Dan tadi ada kejadian selama aktivitas, fayyas menumpahkan botol pewarna yang tersimpan di dalam plastik sehingga berceceran dilantai. Dengan sigap alta turut membantu membersihkan lantai sampai kembali bersih.

Alta juga membantu membereskan semua peralatan belajar dia dengan rapi tanpa diminta.




Yuliana
Banjarmasin, 19 September 201








MELUKIS DENGAN KAPAS

#Day12
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP
#IbuProfesional
#IIP
#DAFschool
#Borneoschooling


Mengamati gaya belajar anak-anak tidak selalu harus dipancing dengan berbagai stimulan atau aktivitas yang memang dipersiapkan khusus sehingga harus memerlukan waktu yang khusus pula untuk mencermatinya.


Anak-anak adalah pembelajar sejati. Mereka selalu menampakkan keinginan mereka dan rasa tau mereka setiap saat sehingga sebagai orangtua kita harus selalu jeli, fokus dan merekam proses ‘aha’ yang kadang memang tanpa kita duga-duga datangnya. 

Untuk saya pribadi dengan 3 bocah, tentu masing-masing akan memperlihatkan apa saja setiap saat dan saya selaku orangtua harus selalu standby untuk hadir dan mendampingi jika rasa tau mereka itu memang butuh kita disana sebagai penterjemah dari rasa penasaran mereka tersebut.


Seperti pagi ini, kami putuskan akan berkeliling ke siring menara pandang untuk melihat apakah ada semacam acara atau even yang diselenggarakan disiang hari karena dari jadwal yang berseliweran di grup wa bahwa bulan ini akan ada beberapa agenda dalam rangka menyambut hari jari kota Banjarmasin. 


Namun ternyata sesampainya disana, kami tidak mendapati acara apapun. Walaupun saya pribadi tau kalo acara memang lebih banyak di malam hari tapi biasanya akan ada bazaar atau pameran sebagai penyemarak. Tapi pagi ini terlihat sepi. Memang ada tenda-tenda berjajar yang sudah didirikan tapi belum ada persiapan lebih lanjut.


Ya.. sudahlah, kami pun melanjutkan perjalananke siring Sabilal tepat diseberang sungai. Mampir sebenar di tugu O KM Banjarmasin. Berfoto kemudian meneruskan perjalanan lagi yaitu ke taman Mesjid Sabilal untuk belajar dan bermain.


Namun sebelum kami beranjak dari tempat parkir motor, alta tertarik melihat seorang ibu penjual bubur yang sedang menawarkan dagangannya sambil masih diatas motornya. Alta sempat-sempatnya melihat kemasan dari gelas bubur yang dijual tersebut yaitu bergambar elsa frozen. Memang saya melihatnya juga. Tapi kedua bocah lainnya nga ada yang peduli.


Terus kami pun sampai di taman sabilal, setelah memarkir motor, kami menuju spot yang kemaren kami tempati. Baru selesai menggelar tiker, rupanya alta duduk sambil mulutnya berbicara ada merah, pink, hijau, biru. Awalnya saya nga ‘ngeh’ dia ngomong apa karena lagi membongkar bekal yang kami bawa.


Ternyata setelah saya perhatikan alta lagi melihat umbul-umbul disepanjang pagar mesjid. Dia juga menyebut umbul-umbul yang ada digedung seberangnya.


Pengamatan : visual, auditori


#Melukis dengan kapas

#Daffa, alta,fayyas



Setelah sarapan dan kemudian dilanjutkan mereka maen bola. Saya memanggil mereka untuk membuat sesuatu diatas kertas putih. Awalnya abang daffa tidak tertarik. Kemudian melihat ada warna-warnanya, diapun ikut bergabung dan mulai melukis sesukanya diatas kertas dengan kapas yang dicelupkan di 4 warna (pewarna makanan). Saya memang mempersilakan mereka untuk melukis apa saja.


Mereka heboh sembari melukis, tangan mereka belepotan warna. Terutama abang dan fayyas. Abang memang sengaja melumuri tangannya agar tampak seperti terluka dan berdarah. Dia begitu binar-binar saat melihat warna merah itu menghiasi telapaknya kemudian sia minta saya memfotonya. 


Setelah mereka selesai bereksperimen dengan warna-warna tersebut. Mereka pun mengajak saya untuk berkeliling halaman mesjid.


Pengamatan : visual, kinestetik


#Menyapu Taman

#alta4,5y


Saat kami lagi heboh berfoto-foto, ternyata alta lagi sibuk menyapu daun-daun kering yang berserakan di halaman mesjid. Dia menyapu dengan berbagai alat yang ditemukannya. Dimula dari ranting pohon kering, pucuk daun palm yang patah dan jatuh, sampai pake sendal jepit yang dia ketemukan di sekitaran taman. 


Katanya , ‘hayo bantu membersihkan daun-daun ini. Agar halamannya bersih.’ Rupanya dia merasa tidak enak melihat daun-daun kering tersebut berserakan. Memang daun-daun kering ini hanya berserakan dipinggir halaman paving. Karena musim kemarau jadinya banyak daun-daun kering yang berjatuhan. 


Terus kata abang, ‘nga usah nanti juga dibersihin ama petugas pembersih. Tuh liat disana ada tumpukan kantong plastik . itu isinya daun-daun kering ini.’


Namun tetap saja alta cuek dan meneruskan pekerjaannya. Dia berhenti setelah kami beranjak dari tempat itu dan kembali ke spot yang kami tinggalkan barang-barang kami tadi.


Dan ternyata, disinipun alta masih mau menyapu daun-daun tersebut. Daun-daun kering itu hampir menutupi tanah di area ini saking banyaknya.


Sampai kami sudah mau pulang dan sudah berbenah , alta masih melakukan pembersihannya menggunakan ranting dan cabang pohon palm. Terus kata alta, ‘mi kita bawa pulang ya yang ini (ranting yang digunakannya sebagai sapu). Nanti kalo kita kesini lagi aku bisa membersihkan daun-daun itu lagi’. Dahan yang digunakannya tersebut juga dijadikannya alat musik.

Sayapun memberitahu dia bahwa kalopun nanti kami kemari lagi, kita akan menemukan ranting pohon ini lagi. Karena tidak ada yang akan membuang, memungut ataupun membakarnya.


Lanjut abang bertanya, kenapa daun-daun ini dibiarkan saja. Apa karena jumlahnya banyak jadi tidak disapu atau dibersihkan? Bukan abang. Percuma saja dibersihkan untuk area disini, nanti akan ada lagi daun yang jatuh karena memang ini lagi musim kemarau dan daun-daun itu kan juga nantinya membusuk sendiri sehingga dia akan menjadi pupuk alami buat pohon disekitar sini.’ Ooh”!


Pengamatan : visual, auditori, kinestetik


Yuliana

Banjarmasin, 18 September 2017